Jumat, 09 Maret 2012

Malaikat Tak Bersayap


Hidup ini bagikan mipi buruk untuk Erlion, papa Erlion terjerat kasus korupsi , yang mengakibatkan papanya masuk penjara , kedua dia dikeluarkan sekolah karena papanya telah menghacurkan nama baik sekolah .

  " Woi , ngapain lo bengong terus ?" Kata Arpodit yang bersetatus sahabat  Erlion  setelah sahabat-sahabatnya pergi menginggalkan dia.
  " Gue gak sanggup ngejalanin hidup ini ."
  " Tuhan ngasih kita hidup untuk di jalanin , sama di nikmati kenapa lo malah bilang gak sanggup ?"
  " Setelah semua yang gue terima ?" Kata Erlion .
  " Oh jadi itu masalahnya , kalau cuma itu gue masih bisa bantu, nanti pulang sekolah lo tunggu gue di parkiran sekolah ya ."
  Saat ini Erlion cuma bisa mempercayai Apordit , setelah hari buruknya yang dia lalui , setelah sahabat - sahabat yang hanya mau ada di saat dia baik saja , sebenarnya Erlion juga belum sepenuhnya mencap Apordit sebagai sahabatnya karena dia baru mengenalnya , tapi di saat - saat seperti ini Apordit selalu bisa menghiburnya .
  BUKK!! suatu benda mengenai kepala Erlion , dan ternyata itu sebuah BOLA BASKET !!
   " Shit , sapa tuh yang ngelempar !" Kata Erlion dengan jelas .
   " Gue , kenapa ? gak suka ?" Kata sebuah suara , ternyata itu suara Ra , letua tim basket cowok , yang super duper belagu , pertama kali Erlion masuk sekolah ini saja dia udah di tantang sama Si belagu itu buat tanding basket , Erlion jadi sebel banget apa lagi pas si Ra bilang , " kalau lo gak bisa ngalahin gue , lo harus jadi babu gue satu minggu penuh " . Coba kurang sebel apa coba , ternyata ketika dia ketemu dengan Apordit ternyata , itu hal wajib yang harus di lakukan anak baru , untung aja waktu itu Erlion menang .
   Erlion memang jago dalam bidang OR terutama dalam bidang basket , dan Volli .
   " Enggak , gue ga suka ." Kata Erlion lantang , dia udah sebel banget sama Ra.
   " Oke , gue utarakan aja maksud gue nimpuk lo pakai bola basket , gue masih gak terima lo ngalahin gue waktu itu , jadi gue pengen kita tanding lagi ."
   " Gue gak mau , lagian tadi gue liat permainan basket lo masih sama kaya yang waktu itu jadi walau di ulang lagi juga tetep sama kedudukan lo , mending gak usah di ulang daripada lo malu lagi ." Sindir Erlion , Erlion tadi memang sempat memoerhatina permain Ra sekilas dan di merasa permainannya masih sama kaya waktu itu.
   " Oh jadi lo nyindir gue ? oke gue kali ini akan menang ."
   " Oh ya ? kalau lo kali ini kalah ?"
   " Gue akan jadi apa yang lo suruh , tapi kalau lo kalah lo harus jadi .." Ra menggantung kalimatnya , dengan tersenyum dengan satu alis di naikkan .
   " Jadi pembantu lo ?" Tebak Erlion .
   " Gak , lo harus mau jadi anggota tim Basket putri karena gue tau lo belum sama sekali ikut ekstra ."
   " Gue baru aja mau daftar ekstar volly ."
   " Kan baru , belum udah  , jadi mau gak ?"
   " kenapa harus gue ? kan banyak anak cewek lainnya yang bisa jadi tim basket cewek ."
   " Karna turnamen udah dekat kalau misalnya kita gak siapin dari sekarang tim basket sekolah kita akan kalah ."
   " Oke , gue tunggu lusa di GOR jam 3 sore , kalau lo telat 1 menit aja gue cabut."

                                                         ***

   " Lo pindahan dari jakarta kan ?" kata Apordite yang menepati janjinya , Apordit membawa Erlion ke suatu tempat yang lumayan jauh dari kota , ke tempat yang benar-benar indah .
   " Iya , gue dari jakarta Timur ."
   " Lo ngerasa sebel sama hidup ini ?"
   " iya , gue sebel , kenapa gue di kasih cobaan berat banget ."
   " Kalau gitu , lo berdoa gih ."
   " Buat ?"
   " Ya supaya Tuhan mau , membimbing lo untung memberi jalan keluar ."
   " Udah ."
   " Nah kalau udah , lo tulis unek-unek lo di kertas ini , lo harus buat 2 unek - unek lo dan 3 permohonan lo ."
   " Buat apa ?"
   " udah tulis aja jangan banyak tanya ."
   "......"
  "......"
   " Udah belom ?"
   " Udah nih , ini permohonan gue , dan ini unej- unek gue ."
   Apordit , mengambil tinga kertas permohonan dan mengikatkan kepada balon yang dari tadi dia bawa .
   " Nih terbangin , biar pormohonan lo di liahat sam aTuhan ."
   " Oke itung bareng ya , 1... 2.... 3 ..."
   Balon itu terbang dengan membawa permohonan - permohoan Erlion .
  " Permohonan udah selesai sekarang , kita harus menggali lubang yang dalam ."
  " Maksudnya ?" Apordit adalah sahabat Erlion , yang jalan pikirannya susah sekali di tebak .
  " Kita harus gali lubang sedalam-dalamya , terus kita kubur unek - unek lo biar ilang ."
  " Nah kenapa bisa hilang ? kan belum tentu bisa hilang ."
  " Kalau di simpen terus unek-uneknya gak akan bisa hilang , makanya harus di hilangkan ."
  " Caranya ?"
  " Pernah denger teori ipa yang bilang kertas jika di timbun di dalam tanah lama-lama akan mengurai dengan sendirinya."
 " Oh gue ngerti sekarang maksud lo , jadi unek - unek gue harus gue buang dengan cara mengubur dan melupakannya kan ?"
 " Iya bener."

                                                              ***
  " nginep di rumah gue aja dulu ya , udah jam 11 malem nih ."
   " Oke , gue juga udah bilang kok sama mama gue kalau gue belum pulang lebih dari jam 10 malem berarti gue nginep di rumah lo ."
   " Besok libur , gimana kalau kita ,ke penjara papa lo ."
   " Gue masih belum siap , ketemu papa ."
  " Mau sampai kapan lo menghindar terus?"
   " Oke , tp kita gak naik motor kan ? jauh juga kalau Bandung-Jakarta naik motor ."
   " Gak kita naik mobil kak Boni aja , lo bisa nyetir kan ?" Erlion mengangguk
   " Kalau kaya gitu bagus , jadi kalau gue capek nyetir kita gantian ."


   Jam 8 mereka sudah sampai jakarta .
   " Hari ini hari kunjungan makanya ramai." Jelas Apordit , selama ini Erlion dan mamanya belum menjenguk papa selain karena jauh , juga kerena mereka belum sanggup .
   " Siap ?" Erlion hanya mengangguk .
   " Misi , pak , benar hari ini hari kunjungan ?" Kata Apordit .
   " Benar dek , ada apa ya ?"
   " Kalau kita ingin bertemu salah satu tahanan di sini , apakah boleh ?"
   " Oh boleh , kalian ingin meliahat siapa ?"
   " Nama bokap lo siapa , On ?" Kata Apordit sambil melihat ke arah Erlion .
   " Bapak Anton ."
   " Oh pak Anton tahanan yang karena kasus korupsi itu ."
   " Iya pak ." Kali ini gantiaan Erlion yang menjawab .
   " Orangnya baik sekali saya yakin dia tidak bersalah adek ini siapanya ya ?"
   " saya anaknya pak ."
   " oh kalau begitu tunggu sebentar ya ."
   " Erlion , kamu benar Erlion ?" Kata suara serak itu .
   " Papa ?"
   " iya nak , gimana kabar kamu ? kenapa baru sekarang mengunjungi papa , mama mana?"
   " aku sama mama baik - baik aja pa , maaf papa , sekarang aka sama mama tinggal di vila kita yang di Bandung , itu satu - satunya yang tidak di sita, mama di rumah, pa , mama gak tau kalau aku mau kisini ."
   " Maafin papa ya nak , papa minta maaf sekali , tapi papa benar - benar tidak melakukan korupsi itu ,"
   " Aku percaya sama papa , kok pa , pa ini teman aku , dia yang udah ngajarin aku yang namanya hidup , namanya Apordit."
   " Apordit ? nama yang indah , nama kamu sebenarnya adalah Aphrodite dari bahasa Yunani yang artinya dewi cinta,keindahan , kencantikan dan keinginan"
   " Om tau tentang itu ?" Kata Apordit.
   " Jelas papa tau , papa kan penggemar dewa-dewi seperti itu ."
   " Apa Om tau arti Ra ?"
   " Ra itu di baca Re yang artinya dewa matahari ."
   " Nama Ra itu ada artinya ?" tanya Erlion kaget .
   " Kalau Erlion om ?" Tanya Apordit penasaran
   "Maaf , waktu kunjungan habis ." Kata penjga yang berjaga-jaga .
   "Iya terimakasih pak ." Kata Erlion .
   " Da papa, kapan-kapan aku balik lagi ya pa .”
   “ Iya , salam buat mama, ya , ajak mama kapan – kapan , terimakasih ya Apordit om titip Erlion kekamu .’’
   “ Iya Om.”
   “ Dit , maksih ya .”
   “ Untuk apa ?”
   “ Ya makasih kamu udah nyadarin ke aku arti hidup yang sebenarnya, lo malaikat bagi gue .”
   “ Malaikat gimana? Jelas – jelas gue gak sempurna , gue gak cantik , dan gue gak bersayap.”
   “ Pernah denger lagunya siapa gitu gue lupa , yang liriknya ‘ terkadang malaikat , tak bersayap tak srmpurna , tak rupawan ‘”
   “ Iya gue , pernah denger , lagian bukannya gue emang selalu baik buat lo ?” Kata Apordit sambil berlari dan menjulurkan lidah
   “ Apordit awas lo ya !! Dasar malaikat tak bersayap ” Teriak Erlion “ Eh gue tarik lagi nih omongan gue hahahha kayanya terlalu memuji .”






·        Apordit : Aphrodite = Dewi cinta , keindahan , kecantikan , dan keinginan
·        Ra = Dewa matahari
·      

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar